Puisi Kursi 1

(Razakal aka soul of the class)

Teruntuk teman teman sekelas

Ada kala sama sama kita bergelut dengan angka
Kadang kala kita sampai gila dibuatnya
Tapi takkan jua kita acuh sampai tua


Ada waktunya guru berhalang datang
Seisi ruang kegirangan
Lupa buku
Lupa baca
Lupa duka
Lupa waktu
Tiba tawa
Waktu waktu yang mengisi masa muda
Yang membuat lini masa punya makna
Yang tak bisa dibeli dengan materi
Yang justru dikenang ketimbang angka

Ketika seisi kelas mulai gila
Akan muncul para penyair dadakan
Menyanyikan segala lagu dengan segala cara
Asal ada suara dan ketok meja
Serta sorak sorai dari sahabat
Rasanya, sudah lebih dari gembira

Kadang waktu lebih kuasa ketimbang kita
Jarumnya bergerak seperjuta milimeter per detik
Guru tak kunjung keluar dari pintu
Isi kepala sudah mendidih di tadah rumus kimia
Badan sudah lengket dengan keringat dari siang hingga petang

Mendekati akhir hari, di waktu yang ditunggu tunggu
Para penghuni kelas setia menunggu
Bukan suara ketuk pintu
Suara bel tiga kali, memecah kesunyian dipetang hari
Sama sama kita pulang, ke keteduhan rumah masing masing.

Dan ada waktunya kita harus siap untuk pulang kerumah
tapi tak balik lagi kesekolah
Tak kita ulangi lagi tawa tawa dilorong kelas
Tak kita ulangi lagi canda canda dibangku kelas
Tak kita ulangi lagi sorak sorai didalam kelas
Tak kita ulangi lagi tegur sapa sederhana
Waktu itu tak lama lagi akan tiba
Akan terlalu cepat mengucap rindu
Belum terlambat mengucap maaf.

Pojok kiri,29 Juli (tahun akrab)



Comments

Post a Comment

Popular Posts