Amigdala Bermonolog
ketika aku bertanya pada saya.
kata tubuh :
kita adalah logika yang berseteru dengan rasa.
sering kali kita memikirkan
hal-hal yang seharusnya di rasa
justru diolah dengan logika.
kata jiwa :
kita adalah rasa yang berpaling dari logika.
sering kali kita jatuh pada sebuah asmara
padahal logika sudah kerap kali mengucap
itu asrama bukan asmara.
padahal logika sudah kerap kali mengucap
itu asrama bukan asmara.
seharusnya kita tau kapan harus berbalik arah
seperti jantung yang melepas darah ke nadi tapi dia kembali.
seperti dua pasang mata yang sudah berjumpa
dan ketika bibir mau berkata tetapi
kata kata tertahan di ruang hati tiba tiba.
lalu pada bait ke 4, amigdala memenggal monolognya
lain kali dia ingin berdialog dan tidak ingin sendiri
lain kali dia ingin berdialog dan tidak ingin sendiri
tidak usah sekarang, mungkin suatu kali
di lain hari yang cuacanya tidak harus cerah
kata amigdala dengan penuh rasa bersalah.
Kamis, 15 april 2021
Asoe Nanggroe
Comments
Post a Comment